Jumat, 29 Juni 2012

Cherry Belle Gembira Lagu Mereka Disukai Rossa



WowKeren.com - Girlband pelantun "Dilema", , bangga karena lagu mereka disukai oleh penyanyi senior seperti . Di akun Twitternya, @Cherrybelleindo, Cherry Belle mengucap terima kasih pada mantan istri  itu.

"Dari pagi sampe sekarang di mobil dengerin Cherry Belle hi hi hi. Lucu-lucu lagunya," kata Rossa di akunnya, @mynameisrossa, Rabu (27/6). "Makasih Kak Rossa. Enjoy," jawab Chibi di akun,@Cherrybelleindo.

Tak hanya Rossa, mantan vokalis  juga suka dengan lagu Chibi. Bahkan Anji merekomendasikan lagu "Beautiful" untuk memotivasi para followernya.

"Selamat pagi," kata Anji di akunnya, @anjiii_, Rabu (27/6) pagi. "Siapa pun yang dianggap orang lain jelek. Terserah mau dengerin Cherry Belle atau , 'You are beautiful' (merujuk ke lirik lagu Chibi dan Christina dengan judul "Beautiful")."

Terkait kesibukan di dunia tarik suara, Chibi saat ini sedang melakoni aktivitas mempromosikan dua personil baru yakni Kezia Karamoy dan Stefani. Senin (25/6), Chibi sukses mengguncang panggung Pekan Raya Jakarta Fair di JiExpo Kemayoran, Jakarta. Mereka tampil dengan lagu pembuka berjudul "Best Friend Forever" disusul lagu "Dilema". Chibi juga menyanyikan single , "Price Tag". Selain itu, sempat pula ada sesi tanya jawab di acara tersebut. (wk/ri)

Redakan Amarah Fans, Cherry Belle Janji Akan Manggung di Samarinda



WowKeren.com - Cherry Belle cukup kecewa karena batal menggelar konser "Beautiful Nite Cherrybelle Live in Concert", Kamis (28/6) malam. Padahal sebelumnya girlband beranggotakan Anisa, Christy, Cherly, Angel, Ryn, , Felly, Kezia dan Steffy ini sudah menyanggupi untuk sesi Meet & Greet sebelum konser.

Demi melegakan hati fans terutama di Samarinda, Chibi berjanji suatu saat nanti akan menggelar konser di sana. Namun kepastian itu masih harus menunggu jadwal dari manajemen.

"Pihak manajemen Cherry Belle telah beritikad baik dengan menghadiri Meet and Great yang menjadi salah satu kewajiban bagi Cherry Belle. Tetapi, sampai waktu yang ditentukan bersama ternyata pihak Event Organaizer tidak dapat menyelesaikan urusan administrasi yang menjadi kewajiban mereka," demikian pernyataan dari manajemen Chibi, Jumat (29/6). "Untuk menghapus kekecewaan dan ketidaknyamaan twibi dan twiboy, Cherry Belle berjanji akan mengusahakan untuk hadir kembali dan bertemu twibi serta twiboy yang ada di Samarinda pada waktu yang ditentukan."

Konser yang seharusnya digelar di Ballroom Samarinda Central Plaza, Kamis (28/6) pukul 19:00 WITA itu batal karena EO Acara, OtaKecil, kekurangan dana untuk menyelesaikan urusan administrasi dengan pihak manajemen Chibi. Fans dan orangtua mereka langsung kesal dengan pembatalan itu.

"Saya di sini sangat dirugikan. Karena saya sudah jauh-jauh datang mengantar anak saya dan menginap di hotel," kata Wahyudi yang datang dari Bontang bersama anaknya. "Tetapi yang didapat hanya kecewa. Untuk itu kami meminta kepada aparat dapat menyelesaikan kasus ini dan uang tiket kami dikembalikan 100 persen."

"Saya membeli tiket sejak tiga hari yang lalu," ujar Linda. "Pada saat membeli tiket saya hanya diberikan panitia berupa kuitansi biasa. Dari awal saya sudah tidak percaya namun karena keinginan anak mau tidak mau saya terima saja."

Dalam konser tersebut, panitia menargetkan menjual tiket lebih dari 500 lembar. Yang terjual hanya 320 tiket dengan kisaran harga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Saat pembatalan, manajer Cherry Belle, Victor Kho, sempat tampil dikawal aparat untuk menjelaskan mengenai hal itu. Begitu pula dengan wakil dari EO OtaKecil.

"Kami meminta maaf atas kesalahan ini, semua di luar dugaan. Karena jujur saja dalam pembayaran artis kami masih kekurangan sekitar 30 persen," kata Ebit, wakil dari EO OtaKecil. "Kami panitia mengaku sangat kekurangan dana dalam menggelar konser Cherry Belle. Sehingga pembatalan konser pun harus dilakukan."

Takut kericuhan berdampak panjang, polisi langsung mengamankan panitia penyelenggara di Mapolresta Samarinda. Hingga saat ini belum diketahui pasti apakah pihak panitia bersedia mengembalikan uang tiket konser Cherry Belle secara penuh.

Konser Cherrybelle Batal, Ratusan Calon Penonton Mengamuk

Samarinda Konser girl band Cherrybelle batal dilaksanakan di Ball Room pusat perbelanjaan Samarinda Central Plaza (SCP), Kalimantan Timur. Akibatnya, ratusan calon penonton mengamuk menuntut pengembalian uang tiket.

Informasi yang dihimpun detikcom, konser Cherrybelle dijadwalkan berlangsung Kamis (28/6) pukul 19.00 WITA. Pada Rabu (27/6) sore sebelumnya, Cherrybelle sempat menggelar Meet and Greet dengan fans. Namun belakangan calon penonton yang sudah berada di dalam Ball Room sejak pukul 17.30 WITA, menerima informasi dari manajemen Cherry Belle, konser dibatalkan karena pihak Event Organizer (EO) belum memenuhi kewajiban.

"Cherry(belle) sempat tadi ada (meet and greet). Tapi kita terima informasi, konser dibatalkan karena Cherry Belle belum dibayar," kata salah seorang calon penonton, Anita, di Ball Room SCP, Kamis (29/6/2012) malam WITA.

Mendapat info tersebut, ratusan penonton yang telah lama menunggu mulai kehilangan kesabaran. Kemudian, salah seorang panitia EO yang diketahui bernama Ebiet, bermaksud menjelaskan pembatalan konser Cherrybelle. 

Saat penonton bermaksud meminta pengembalian uang tiket, Ebiet tidak bisa memberikan kepastian.

"Itu ada orang panitianya (Ebiet). Kalau batal, kita cuma minta uang tiket dikembalikan. Tapi tidak bisa kasih kepastian," keluh Devi, calon penonton lainnya.

Situasi dan suasana di dalam Ball Room pun semakin memanas. Belasan petugas keamanan SCP bersama dengan aparat kepolisian berpakaian preman berupaya untuk meredam emosi calon penonton yang terdiri dari anak-anak, remaja dan orangtua itu. Mereka menuntut pengembalian uang pembelian tiket saat itu juga.

"Kamu di sini harus beri kepastian. Uang kita harus segera dikembalikan malam ini juga," ketus salah seorang penonton lainnya kepada Ebiet yang diapit petugas keamanan.

Menyusul situasi yang terus memanas, petugas keamanan bermaksud membawa Ebiet ke Mapolresta Samarinda. Namun upaya aparat kepolisian dicegah ratusan penonton sambil melayangkan bogem mentah ke arah Ebiet berulang kali. Akhirnya, Ebiet pun dibawa kembali masuk ke dalam Ball Room.

Sekitar pukul 23.30 WITA, aparat kepolisian berpakaian dinas mendatangi Ball Room dan bergegas membawa Ebiet keluar dari Ball Room dan pusat perbelanjaan SCP. Meski calon penonton kembali sempat melayangkan bogem mentah, akhirnya Ebiet berhasil diamankan.

Dari pantauan dan informasi yang diperoleh, konser Cherrybelle kali ini panitia berhasil menjual 320 lembar tiket dengan harga mulai Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Hingga saat ini, belum ada satupun panitia yang memberikan keterangan terkait insiden tersebut. Hingga di Mapolresta Samarinda, salah seorang panitia yang diamankan dari Ball Room SCP, masih menjalani pemeriksaan kepolisian.

Ditipu EO, Alasan Cherry Belle Batal Manggung di Samarinda



Cherry Belle (Runi Sari B./okezone)

JAKARTA - Cherry Belle (Chibi) tengah kena sial setelah bekerjasama dengan sebuah event organizer (EO) di Samarinda. Seharusnya Chibi tampil di depan publik Samarinda, kemarin malam.

Namun, pihak EO tidak mau membayar lunas honor Chibi sebelum naik ke panggung.

Pihak manajemen Chibi mengaku hanya dibayar 20 persen dari yang disepakati. Terang saja manajemen Chibi langsung membatalkan konser beberapa menit saat mereka hendak naik panggung.

Para penonton yang kecewa langsung berhamburan menyerbu pihak panitia dan manajemen Chibi, untuk mempertanggung jawabkan uang yang sudah dibayar Rp300 ribu-Rp400 ribu.

Manajer Chibi, Viktor, mengungkapkan, selain mendapat penipuan honor Chibi oleh EO setempat, mereka juga telah diperdaya untuk melakukan sesi meet and greet dengan para twibi dan twiboy. Padahal saat pembicaraan pelunasan honor belum jelas.

“Tadinya kita enggak mau. Anak-anak (Chibi) mau melakukan meet and greet karena kasihan dengan para fans yang datang jauh dari luar kota. Panitia sana bilangnya sebentar saja enggak bakal lama. Eh, enggak tahunya ada sesi foto bareng, ya, sudah kita enggak apa-apa tapi cuma tiga orang yang terpilih dari ratusan orang,” kata Viktor kepada Okezone, Jumat (29/6/2012).

Lebih lanjut Viktor menuturkan, venue konser yang dijanjikan pihak EO pun tiba-tiba berubah.

“Anak-anak pernah tampil di Samarinda, tapi diundang sama EO yang sudah terkenal di sana. Dia bilang tempatnya di A ya, saya bilang tempatnya di B kok. Dari masalah tempat saja kita sudah curiga sebelumnya,” kata dia.

Saat memersiapkan penampilan di panggung, Viktor juga merasa kecewa dengan sound system yang ala kadarnya.

“Sampai baterai mikrofon saja kita yang beli,” tandasnya.

Cherry Belle Sempat Takut Diserbu Fans yang Ngamuk



Cherry Belle (Foto: Runi Sari B./okezone)

JAKARTA - Konser Cherry Belle (Chibi) di Ibu Kota Kalimantan Timur, Samarinda, kemarin malam, batal digelar karena pihak EO setempat tidak bisa memenuhi kewajiban membayar honor Cherly dan kawan-kawan.

Hal itu dituturkan manajer Chibi, Viktor, yang menjelaskan duduk persoalan batalnya penampilan Chibi di Samarinda. Tentu saja pembatalan secara tiba-tiba di tengah ratusan penonton yang sudah membeludak di venue membuat mereka marah, dan menyerbu pihak panitia dan tim manajemen Chibi.

Viktor merasa pihak penyelenggara tidak siap menghadapi penonton yang emosi. Akhirnya, dia mengambil inisiatif naik ke atas panggung, dan menjelaskan keadaan yang sebenarnya.
“Anak-anak pasti takut ya, kita juga sempat dikepung sama penonton yang marah-marah,” tutur Viktor kepada Okezone via telefon, Jumat (29/6/2012).

Lebih lanjut Viktor mengungkapkan, panitia juga telah berbohong kepada twibi dan twiboy dengan menyatakan rombongan artis datangnya telat, para personel Chibi terpisah-pisah, hingga membuat beberapa personel ketinggalan.

“Padahal kita sampai jam 5 (pagi) kok,” kata Viktor.

Dari informasi yang diperoleh melalui akun Twitter Twibi Samarinda, saat akan digelar meet and great, pihak panitia sudah mengulur waktu. Dari awalnya pukul 14.00 WIB, lalu berubah menjadi pukul 16.00 WIB, hingga pukul 18.00 WIB.

EO kurang persiapan dan kurang ajar” tulis Twibi Samarinda.
Beruntung, ada pihak kepolisian yang langsung menjaga rombongan Chibi dan pihak EO untuk menghindari amukan fans.

“Saat kita kasih surat perjanjian kepada polisi, akhirnya polisi tahu kita tidak salah membatalkan konser,” tutupnya.